Total Tayangan Halaman

Sabtu, 28 September 2013

Saat Itu (Dulu)

Saat itu ....
Masih ingatkah kamu ?!! Saat fajar perlahan mulai beranjak
Pagi yang selalu membangunkan ku Dengan sinar mentari pagi mu
Saat itu di setiap detik ku di isi oleh mu

Saat itu ... 
Saat dimana kamu masih menjadi mentari pagi ku
Yang bersinar saat pagi menyambut ku Saat kamu masih menjadi pelangi ku
Yang datang saat hujan mulai lelah menyirami bumi
Saat kau menjadi penghapus ku, Saat goresan coretan di kertas ku salah.

Saat dimana kamu masih bisa  Membuat ku tersenyum di setiap pagi
Saat dimana kita mulai membuka candaan (itu hal yang bodoh)
Dan saat dimana kita mencoba Menyatukan hati kita masing-masing

Namun itu hanya saat itu ,,,
Saat itu saat dulu Aku dan kamu masih berusaha menjadi kita
Namun itu hanya saat yang hilang  
Antara aku dan kamu nyatanya hanya untuk sesaat

Dan saat itu (dulu) menjelma menjadi saat ini
Ya saat ini saat dimana kamu membuat hati ku gelisah
Membuat hati ku ambigu dengan semua ini
Membuat hati ku hammer di setiap kenangan sesaat kita
Membuat ku sedih tak menentu
melihat perubahan sikap diri ku sendiri
Sikap ku yang mungkin sejenak tidak ku kenali

Ku rasa itu adalah hal yang sangat bodoh mencoba tuk masuk ke dalam cerita ini
Yang seharusnya aku tahu dari awal Aku tak ingin mencoba memaksa itu
Menyatukan hati kita ini ,,, Namun kita memaksanya
sampai puzzel puzzel ini menyatu,, Namun tak mungkin dapat menyatu ,,,  
yang akhirnya menggoreskan luka di hati masing-masing

Rabu, 25 September 2013

Aku Takut (Kehilangan)


Jujur aku takut kehilangan mu ...

Jujur aku tak ingin kamu jauh dari ku ...

Jujur aku takut saat rasa cinta ku mulai hadir ...

Dan jujur aku takut mencintai mu ...

            Mungkin kata-kata itu yang pantas ku ucapkan saat bersama dengan mu. Aku mungkin hanya seorang adik kecil bagi mu lebih tepatnya aku hanya adik kelas mu yang baru sesaat mengenal mu kak. Bagi ku memiliki kakak kelas di salah satu SMK seperti mu sangat sangat membahagiakan. Setiap pesan singkat mu yang hadir di ponsel milik ku, selalu membuat senyum-senyum kecil di bibir ku. Entah apa yang ku pikirkan sampai membuat ku selalu tersenyum. Kamu yang hadir saat aku menangis dan menghapus air mataku. Kamu yang datang saat aku membutuhkan seseorang. Kamu yang selalu ada untuk ku saat aku membutuhkan mu. Mungkin pertemuan kita terlewatkan, satu sekolah dengan mu selama 2 tahun tak cukup aku bisa menemukan mu dari banyaknya kakak kelas di sekolah itu. Pertemuan yang mungkin bisa ku sebut dengan kata ‘TERLAMBAT’ harusnya ku sadari sejak awal aku memijakan kaki di SMK itu aku harus mengenal mu namun nyata nya ‘TIDAK’. Saat kamu Lulus aku baru bisa mengenal mu dan memanggil mu ‘kakak’.

Awal perjumpaan kita di akhir bulan puasa itu mungkin singkat. Namun aku bahagia bisa meluapkan ke kesalan ku saat itu, saat dimana aku seperti orang lupa akan semuanya. Aku senang saat kamu bisa mendengarkan apa yang aku alami dalam menjalankan sebuah hubungan lebih tepatnya ‘pacaran’. Kamu seakan bisa merasakan semua yang aku rasakan kak. Kamu penyebab aku menghentikan tangis ku secara tak langsung, menghibur ku setiap kali aku sedih. Mencoba membuat candaan yang membuat ku tertawa kecil maupun lepas. Mengoreskan kata yang kau ucapkan bahwa kau tak akan berubah dan tetap menjadi seorang kakak kelas yang selama ini aku kenal. Mungkin jika waktu bisa di ulang, aku ingin memohon kepada Tuhan ingin mengenal mu saat memijakan kaki pertama kali di SMK ini. Namun takdir berkata lain, bagi Tuhan mungkin pertemuan singkat aku dan kamu kak di sekolah ini jauh lebih baik. Saat ini kamu sudah lulus dan melanjutkan kuliah disalah satu Universitas dan kembali melanjutkan dibidang komunikasi. Yap TKJ saat dimana kamu mengambil jurusan di sekolah itu.

            Jujur kak, aku takut saat hati ku perlahan mulai mencintai mu. Saat aku mulai menaruh hati padamu. Saat pesan singkat mu sangat berarti bagi ku. Aku mencoba selalu menahan rasa ini ‘aku tak ingin kehilangan mu jauh kan rasa cinta ku untuknya Tuhan -_-‘. Namun aku yakin, aku bisa merubah semua perasaan ku pada mu. Ya cukup, cukup dan hentikan rasa ku ini untuk mu. Menjadi sahabat bagi mu, mungkin jauh lebih baik untuk mu kak. Namun pesan singkat mu yang selalu membuat ku berpikir kamu yang terbaik untuk ku. Itu salah !!! aku mencoba dan hanya ingin menjadikan diri mu sebagai sahabat ku kak. Namun terkadang aku takut saat rasa ku mulai hadir. Aku harap rasa ini untuk mu hanya sebagai seorang sahabat dari adik kelas untuk kakak kelasnya.

Terkadang aku berfikir untuk menghindari pesan singkat mu itu kak. Tapi nyatanya aku tak bisa, selalu jemari-jemari ku dengan cepat membalas pesan singkat mu untuk ku. Aku takut kak saat perlahan cinta ini hadir untuk mu, aku takut kak kalau harus kehilangan mu. Dan aku sangat takut kak kehilangan mu, karena kamu yang menggoreskan tinta indah di hari ku yang gelap (waktu itu), dan aku tak ingin tinta yang kau goreskan waktu itu berubah menjadi gelap juga. Bagi ku mungkin lebih menyakitkan ketika harus kehilangan mu sebagai sahabatku kak. Namun kembali lagi dalam hati ku selalu menjawab “Sahabat git,, sahabat”

Minggu, 08 September 2013

♡Happy Birthday Inspirations♡


Tepat hari ini tanggal 9 september tahun 1980, yapp 33 tahun silam bakat belia yang menunjukan potensinya didunia si kulit bundar atau lebih sering kita sebut sepakbola. Olahraga yang dimainkan 2 tim dan masing-masing tim 11 orang ini menyita perhatian idola saya untuk lebih giat bermain sepakbola. Yapp dia adalah Roman Chmelo, dari banyak pemain bola yang menyita perhatian gue adalah dia dan menjadi inspirasi tersendiri buat gue :D. Seseorang yang mampu membawa gue mencintai dan sangat menggilai sepakbola. Tanpa di sadari gue adalah fans yang bisa di sebut terlalu sangat mencintai idola gue ini ; ) (hehe,, tapi gue gak pernah sakit hati kok walau cinta gue gak pernah dibalas hahah,, kan cuma sebagai idola :D ). 

Awalnya gue gak sengaja nonton bola di salah satu stasiun TV dan akhirnya Tuhan mempertemukan gue dengannya : ), yah walau hanya dari sebuah kotak berukuran 21in, itu awalnya gue liat dia itu pemain bule yang lucu, tembem, dan mainnya luar biasa heheh. Dan akhirnya secara perlahan dialah yang membawa gue ke dunia ini, dunia dimana yang membuat hati gue nyaman bangettt ;D saat lagi banyak masalah bagi gue bola bisa mencairkan suasana. (itu menurut gue yaa, penilaian orang beda-beda tentang si kulit bundar ini). Gue bersyukur banget sama Tuhan yang ngasih Idola sekaligus manusia itu menjadi Inspirasi gue. Thanks GOD : )

Yapp tepat hari ini 9 september usianya bertambah setiap tahun. Usia dimana sudah tak lagi muda bagi seorang pesepakbola proffesional seperti Roman Chmelo. Usia dimana dia harus bermain bagus demi meraih gelar-gelar juara bersama tim nya. 

Sebagai fans dari kamu, saya hanya bisa kamu bermain bermain dan bermain dengan skill mu itu. Kamu adalah pemain yang menginspirasikan saya karena perilaku kamu yang selalu santun di lapangan atau di luar lapangan, bahkan saya tidak pernah melihat kamu mendapatkan ‘kartu merah’, kartu yang sangat ditakuti pemain bola. Jauh dari ekpos media tentang dirimu, itulah yang membuat saya kagum pada diri mu Roman Chmelo. Pemain asing yang tidak pernah neko-neko tetapi tetap tampil ciamik di lapangan hijau.

Tetap pada diri mu sendiri tanpa mengikuti trend pemain-pemain bola lainnya yang di tindik-tindik di telinganya. Bagi ku kau pemain bola yang berbeda, kau punya ciri tersendiri untuk membuat fans mu kagum pada mu , termasuk aku Roman ;). Di hari ini satu ingin ku, ingin bertemu dengan mu hanya itu Roman, sebagai fans aku hanya bisa mendukungmu dari jarak yang sangat jauh karena jarak yang memisahkan. Aku tak peduli masalah pribadimu, yang aku peduli hanya kamu selalu fit dan selalu bermain bagus mencetak gol gol gol dan gol yang ku nanti dari mu. Saat itu, saat dimana kamu mampu membobol gawang lawan jantungku berdecak tak menentu. Saat kau di langgar oleh pemain lain dan menimbulkan dirimu cedera aku selalu berdoa pada Tuhan semoga cedera mu tak parah, karena aku sebagai fans mu ingin melihat kau bermain dan melukis di lapangan hijau. Saat di musim 2010/2011 dimana wajahmu terkena bola oleh pemain persijap, aku sangat takut sampai aku meneteskan air mata saat melihat wajahmu memerah dan langsung di tarik keluar lapangan. Saat kau bermain dan mendapatkan kartu, jika emosi mu mulai tak terkontrol aku hanya bisa berkata di depan layar kaca “Roman, Please jangan emosi tetap tenang dan cool” aku tak ingin jika kamu harus mendapatkan kartu dan akumulasi kartu, selain merugikan tim dan dirimu sendiri begitu pula aku yang tak bisa melihat mu bermain di lapangan hijau.

Saat kau bermain dengan tenang dan senyum mu itu sangat membuat ku bahagia idola ku ;). Ingin selalu melihat mu disaat itu, senyum mu sangat menginsyaratkan bahwa kau bermain dengan bahagia. Saat kau menjadi Capten untuk tim, aku percaya kamu bisa menopang beban yang diserahkan coach pada mu. Saat kata-kata mu pada kompatriotmu Roman Golian ‘golo kau bahkan bisa bermain dengan satu kaki dengan dukungan sebanyak ini (Aremania)’.

Aku tau kau Loyalitas, bahkan sangat teramat loyalitas pada Arema. Sampai-sampai kau tak ingin memakai jersey tim lain di Indonesia dan akhirnya kau memutuskan untuk hijrah ke negeri tetangga. Tapi dimanapun kau bermain, kau tetap orang yang menginspirasikan ku Roman : ).

Tepat Malam ini aku menulis ini untuk mu ; )


Happy Birthday Roman ,, Happy Birthday Roman
Happy Birthday,, Happy Birthday ,, Happy Birthday Roman Chmelo yang ke-33
Happy birthday MY INSPIRATION . I LOVE YOU SO MUCH :*
Harapan ku kamu tetap menjadi pemain sepakbola yang kalem dan selalu menginspirasikan saya.


Jumat, 06 September 2013

Saat Pelangi Menjadi Mendung


Pagi ini aku terbangun dan masih dalam keadaan lupa tak terjadi apa-apa antara aku dan kamu. Masih dalam keadaan bahagia tanpa ada masalah. Saat itu aku yang baru terbangun dari tidur, mengambil ponsel milik ku. Yang ku letakan di meja sebelah tempat tidur ku. Lalu ku tekan tombol pembuka kuncinya. Dan aku berfikir sejenak, sudah jam 5 pagi ponsel milik ku belum berdering dan tak ada ucapan “Good Morning Sayoong, jangan lupa solat subuh ya :* “ kemana makhluk itu, gumam ku dalam hati. Ahh sudahlah mungkin dia masih tertidur lelap bersama mimpi-mimpi indahnya.

Hmm sama sekali aku lupa kejadian itu. Sudah jam 6 pagi aku masih menunggu pesan singkat itu, pesan singkat yang setiap menit setiap detik selalu kamu ketik dengan jemari mu lalu ku kirim ke ponsel milik ku. Tapi pesan itu tak kunjung datang.
Tuhan.... gumam ku perlahan. Apa yang terjadi dengan aku dan dirinya ?? pertanyaan ku mulai bercabang, setiap kali ku memperhatikan ponsel milik ku itu. Apa harus aku yang terlebih dulu mengucapkan “SELAMAT PAGI” ku rasa TIDAK !! saat itu aku berfikir bahwa kamu sedang lelah dengan semua tugas mu. Mungkin !!!

Baru ku sadari saat ponsel ku berdering, cepat-cepat ku raih dan ku baca pesan singkat itu. Ku kira itu pesan singkat dari mu untuk ku -_- di pagi ini. Nyatanya TIDAK !! pesan singkat yang datang itu adalah sebuah  pertanyaan yang tertuju jelas untuk ku “apa yang terjadi sama kamu ?” aku ambigu dengan pesan itu dari salah seorang teman ku “maksud mu?” lalu dia membalas “antara kamu dan dia?”
Pikiran ku mulai sadar saat pesan singkat itu hadir kembali. AKU ??? KAMU ??? aku lupa bila pagi ini, aku dan kamu sudah benar-benar tidak menjalin hubungan spesial. Ya hubungan dimana seorang remaja disebut ‘pacaran’ setelah perjuangan mu begitu membuat ku luluh bagai daun yang berguguran.

Saat kau menciptakan pelangi yang berwarna-warni dalam beberapa hari ini, dalam beberapa jam ini, dalam beberapa menit ini, dan bahkan dalam beberapa detik ini untuk ku. Namun saat ini tak ada pelangi itu yang ada hanya mendung gelap dengan sedikit di temani gemuruh guntur dan kilat di langit tempat ku berpijak.
Mendung yang membuat aku lupa bahwa semalam kita mencoba untuk berakhir menjalani kisah hidup kita masing-masing kembali. Aku tanpa mu dan kamu tanpa aku, mungkin memang berat karena beberapa bulan ini aku dan kamu, sudah tidak usah dibahas lagi. Aku mencintai mu bukan dengan janji yang banyak ku ucapkan tapi aku mencintai mu dengan hati. Kamu mencintai ku bukan dengan hati tapi dengan janji yang begitu banyak kau ucapkan pada ku. Aku mencintai mu bukan dengan tangan tapi dengan jiwa ku. Bukan hanya sebuah tulisan yang ku ketik dengan jemari-jemari ku ini untuk mu. Bukan juga dengan diri ku tapi dengan perasaaan ku.

Pantaskah pelangi-pelangi yang dulu itu aku ingat??
Pantaskah pelangi-pelangi itu untuk ku kenang dengan indah ??
Namun sangat sulit untuk ku, karena aku menyaksikan saat kau membuat pelangi-pelangi itu di hati ku. Mungkin aku tak mampu mengingatnya karena mendung yang di temani guntur menyambar pelangi-pelangi yang kau buat itu. Dihancurkan dengan secepat kilat, tepat dihadapan ku yang sedang mulai ingin melihat indahnya pelangi itu.
 Apa kamu tak lelah setelah kamu habiskan waktu mu untuk beribu-ribu detik hanya untuk membuat pelangi itu ?? namun kau hancurkan dengan sangat cepat.

Ku kira tak usah ku ingat perjuangan mu membuat pelangi itu. Tapi aku hanya ingin mengingatnya saat kau membuat mendung itu. Aku bisa menciptakan pelangi kembali setelah mendung itu hadir, mencoba menciptakannya sendiri memang tidak mudah dan seindah yang kau ciptakan tapi itu jauh lebih baik ketimbang mendung yang datang. Spidol ini jauh lebih indah untuk membuat warna pelangi dihadapanku. Tak hanya semu namun dapat tersentuh jelas dihadapan ku. Terimakasih dengan pelangi yang kau buat namun semu di hadapan ku.

Rabu, 04 September 2013

Mantan Itu ...


Hari ini gue kayaknya khilaf lagi men -_- dan bahas tentang itu *nunjuk judul di atas*. Apa yang lo pikirin saat baca judul yang gue buat ini ??!! hmm mungkin banyak artinya ;). Tapi kalo anak Remaja yang ababil pasti langsung tertuju pada yang namanya ‘Mantan Kekasih’ itu sih lagunya lyla :D hahha. Sebelum bahas mantan kekasih,, sebaiknya gue mau membahas yang namanya Mantan pemain sepakbola di suatu tim yang kita idolai. Hahha yapp apapun yang gue bahas yang namanya sepakbola itu tak terlupakan selalu ikut dalam tulisan-tulisan yang gue buat. Udah jadi darah men di hati gue.

Yapp emang sedih sih ya kalo harus kehilangan orang yang kita sukai atau sayang disuatu tim sepakbola idola kita. Seperti halnya gue ini, gue begitu menyukai tim Arema dan Liverpool. Saat pemain-pemain idola gue pindah hati berasa ketusuk brayy :’( ngenes banget. Apalagi kalo dia itu pindah ke tim Rival rasanya sakittttt bangettt. Dan misalkan tim itu tanding sama tim idola kita dan berhasil cetak gol kegawang “Mantan timnya” itu nyeseknya luar biasa dan bukan main. Gue ambil contoh dari si Michael Owen, yapp dia itu salah satu pemain yang dibesarkan oleh Liverpool tapi pas tau dia harus pindah rasanya nyesek bangettttt bangettt dan lo pada tau kan, dia pindah kemana?? Yuppp ke MU , yang kalian tau MU itu rival Liverpool bangett. Dan ambil contoh lagi Noh alamshah mantan pemain Arema yang satu ini pindah ke persib yang notabennya merupakan rival Arema. Saat ditanya sakitt ??? tentu jawaban yang terucap itu sangat sakit -_- namun gak baik kita membenci mantan. Langsung mulai aja yakk hahha, gue yakin sih ketikan yang gue buat ini tentang bola, cewek-cewek gak tertarik baca blog gue hahha :D

Mantan kekasih ??? apa sih itu mantan ke kasih ??  haha, gue yakin 100% jawabannya adalah “seseorang yang pernah ada di hati kita dan terlupakan” wkwkw :P sian wek wek wek :P dan buat sebagian orang itu anti banget kayaknya sama yang namanya “M-A-N-T-A-N” iya mantan. Disini gue cuman menyalurkan isi hati gue hahah. Sebenernya kalo mau di teliti mantan itu adalah sosok yang membuat kita dapat LEBIH à Tegar, kokoh, dan lebih bisa menghargai hidup :D heheh *gayanya gue ini* yang gue maksud Tegar itu ingett bukan penyanyi cilik itu -_- ntr pada salah paham lagi :/. Yapp tegar dan kokoh, karena mantan kita rapuh tapi gak akan lama ko ;) percaya deh sama gue. Emang sih kalo baru putus itu ke hati sakit bangettt *itu katanya orang-orang yang pernah ngerasain, kalo gue sih udah lupa rasanya gimana hahha. Coklat mungkin manis rasanya* tapi kalo kita sering yang namanya ngerasain ke rapuhan di hati lama-lama itu gak akan berasa men, karena kita udah terbiasa, yapp terbiasa sama semua yang doi lakuin ke kita sampe hati sakit bangetttt dan buat hati kita kebal kayak batu, sama apa yang namanya rapuh. Hmm menghargai hidup yapp karena mantan kita bisa jadi seseorang yang lebih bisa menghargai hidup, jadi kalo kalian semua lagi “deket” sama seseorang hargain dia ya :D emang sih pas dia deket kita ngerasa sesuatu itu gak akan hilang dan akhirnya kita ngentengin hal itu dan masa bodo, nahhh tapiiiii kalo sesuatu itu udah hilang barulah rasa sakit itu terasa dan akhirnya kita merasakan apa yang namanya “kehilangan” *kehilangan yang gue maksud, bukan kehilangan duit yak -_-* wkwkw pasti ngertilah apa maksud gue itu :D

Sebetulnya gue GAK setuju sama kata-kata yang selalu gue dapetin di Socmed 

“BUANG LAH MANTAN PADA TEMPATNYA !!!”

Hahha gak malu tu MUKA LO !! , HATI LO !! hahah :D ingettt men dulu lo pernah sok so sweet- so sweetan di depan umum. Di jejaring sosial sampe-sampe orang yang baca jadi geli sendiri liat tingkah lo sama si doi. Sama dengan lo jilat ludah lu sendiri. Dulu aja pas lagi masih masa “P-A-C-A-R-A-N” kalo mention, wall to wall aja isinya “sayang-sayangan” hahha ehh pas putus ngomongnya sindir-sindiranlah saling menjelekan wkwk, gak perlu gue tulis saling jelek-jelekinnya gimana hehhe :D. Dan lo cerita ke semua orang dan menjelekan mantan lo itu gak baik loh men. Cukup lah lo cerita pas lo putus aja dan disakitin jangan ke jelekan nya si doi lo umbar-umbar. Inget masa pacaran lo, gimana lo bangga-banggain doi ke temen-temen lo !! dan kalo hati lo udah mulai buat menjelekan dia lo inget, si doi pernah baik ke lo dan pernah selalu ada buat lo. WALAUPUN ITU CUMAN PERNAH, tapi seenggaknya diakan pernah ada buat lo.

Yapp kalo dibilang gue sih sebenernya gak pernah benci sama yang namanya mantan, karena dulu kita kan pernah ada sesuatu hahah. Yang namanya benci itu dari hati kalo kita benci sampe kapanpun malah bakal jadi penyakit men. Yapp tapi juga gak mau terlalu deket lagi karena satu hal takut, yapp takut kehilangan buat kedua kalinya. Dan itu sakitnya lebih berasa.

Tapi ada tapinya nih hehe :D kalo dibilang gondok, waduhh udah pasti gondok banget rasanya pengen nampol aja gitu. Hehe gondok bisa ilang ko dengan berjalannya waktu. Wajar sih kalo kita gondok sama mantan karena itu emang udah manusiawi. Yahh namanya manusia pasti pernah khilaf. Saat lo nemuin doi dapet gebetan baru gausah panas atau sebagainya, karena itu yang terbaik buat lo.

INGET !!!

Tuhan udah ngerencanain semua ko, jadi gak perlu takut kalo lo harus kehilangan orang yang lo sayang.

“Karena TUHAN gak akan ngasih apa yang KITA INGINKAN, tapi TUHAN tau apa yang KITA BUTUHKAN.”

Kalo lo putus sama mantan lo, itu tandanya lo gak butuh sosok dia buat ada disamping lo. Bakal ada orang yang dateng tanpa lo minta dan menyadarkan kalian buat yang namanya melupakan mantan. Maksud melupakan disini bukan sepenuhnya lo harus ngelupain tapi menghilangkan rasa sedih kalian karena kehilangan dia.

*Okelah gue bingung kalo bahas yang beginian gak seberapa paham -_-* maklum masih polos :D haha

Selasa, 03 September 2013

Hei Kamu !!!

Entah dari mana gue mau cerita ini ;) hmmsebenernya kejadiannya udah sebulan yang lalu sih :D hehe. Kalo di perhatiin kisah gue sama dia itu kayak novel ;) awalnya gue sendiri aja gak percaya, gue pikir di novel doang yang Cuma ada cerita, setelah beberapa tahun enggak ketemu dan bisa ketemu lagi ;). Dan ternyata gue ngalamin kejadian itu loh :D. Hahha sumpah gue mau ketawa-ketawa sendiri kalo inget kejadian itu. Rasanya itu seneng campur aduk :D deh pokoknya gak bisa diungkapin dengan kata-kata.

Tepatnya tanggal 20 Juli 2013 lalu gue masih berusaha mencari teman masa SD gue dulu. Waktu itu dia harus pindah  ke daerah Depok. Yah kalian taulah  pasti , yang jaman SD hp aja masih jarang apalagi waktu itu gue masih kelas 3 SD tahun 2005. Jejaring sosial juga jarang -_- gak kayak sekarang banyak banget jejaring sosial. Sekitar tahun 2005 dia harus pindah. Dan pas awal gue baru-baru punya facebook itu di tahun 2008, gue berusaha nyari nama dia tapi selalu hasilnya NIHIL -_- sedih deh rasanya. Dan gue gak pernah nyerah setiap kali gue maenin jejaring sosial gue, gue selalu nyari dia ;)

Untuk mu yang dulu sering menjaili ku sampai aku hampir menangis :’) itu waktu SD kelas satu. Dia itu super banget jail deh pokoknya, tapi karena jailnya dia itu yang bikin gue kangen sama dia. Hahah
Untuk lo yang mungkin gak akan baca tulisan gue ini ;’), gimana kabar lo ki ? ya gue harap kabar lo baik-baik aja ya ki. Masih inget enggak lo sama gue yang sering lo jailin ?? hehehe semoga masih ya ki :D karena gue gak pernah lupa sama kejadian itu. Hmm sampe-sampe waktu itu salah satu temen lo gue gigit sampe berdarah hehe, itu gara-gara lo yang nyuruh jailin gue :P .

Ohh iya ki waktu itu kita pernah tukeran isi binder kan ??!! hehe. Lo masih inget gak ??!! dan lo tau gak ki, gue masih simpen loh binder yang gambar Teddy Bear itu yang waktu itu kita tukeran hehe ;’) mungkin lo udah gak nyimpen kertas itu ki tapi gue masih ko :D

Oh iya setiap kali ada yang mau tukeran sama kertas bergambar boneka Teddy Bear itu, gue gak pernah bolehin heheh :D yah gue tau itu cuman selembar kertas, mungkin buat sebagian orang gak berharga ki kalo cuman selembar kertas, tapi buat gue itu berharga banget ki ;’).

Hmm tepat tanggal 20 Juli lalu gue nemuin nama Twitter lo. Di saat gue lagi bener-bener down (Waktu itu, gara-gara manusia itu -_- okeoke gak usah dibahas lagi yak). Gue sampe nulis dibuku Diary gue dan gue nyebut nama lo ki, entah kenapa gue inget lo ki disaat itu. Tetes air mata yang perlahan mengalir di pipi gue buat nulis itu “Rifki gue kangen sama lo -_- gue gagal lagi ki buat deket sama orang *lebih tepatnya pacaran* Cuman lo ki yang gue inget disaat gue lagi kayak gini” mungkin gue ngomong sendiri dan marah-marah gak jelas di tulisan gue itu tapi entah kenapa disaat itu gue ngerasa tenang ki. *itu cuplikan diary gue, gak boleh banyak-banyak :P rahasia wek :P* Hmm mungkin disaat itu Tuhan denger do’a gue ki yang pengen banget tau kabar lo. Setelah 8 tahun lamanya ki, gue gak tau sama sekali kabar lo.

Yapp namanya Rifki ;) saat gue sedang searching nama itu di twitter dan menemukannya gambar avatar twitternya gue langsung yakin kalo itu dia. Dan langsung gue follow dan gue mention dia gini :

Gue: ini Rifki yang dulu TK di hang tuah 5 bukan? Follback ya.
Dia: iya ko tau? Iya udh di folback. Kamu siapa?
Gue: gue anggita ki, inget ga?
Dia: hehhe aku lupa. Dulu kita SD bareng?
Gue: iya ki, ayo dong ki inget. Ada fb gak ?
Dia: ohiya aku inget, dulu aku sering jailin kamu ya? Iya ada ko.
Gue: nah gitu dong ki.
Dia: kok bisa tau twitter aku ?
Gue: iya tadi gak sengaja nyari.

*padahal sih setiap kali gue buka jejaring sosial, gue selalu berusaha nyari nama lo ki dan gue seneng akhirnya tau twitter lo dan kabar lo ki ;’)* Dan lanjutlah di sms gue sama dia. Sumpah anaknya gak berubah masih jadi Rifki yang dulu gue kenal :D. Masih lucu cuman bedanya sekarang dia lebih dewasa. 8 tahun men gak ketemu dan Tuhan mempertemukan gue sama dia kembali. Yah walaupun Cuma lewat jejaring sosial. Gue udah seneng banget banget, apalagi disaat itu gue lagi bener-bener down -_-. Hmm Thanks GOD : )

                                           ini foto Rifki ;') pas pertama kali gue follow twitter dia.


dan ini kertas binder tadi yang gue bilang ;) hehe masih tersimpan rapi. dan ada tulisannya dikit itu namanya dia.

Rindu tak terbendung

Sayang . . . Ucapku dalam hati Pagi ini kamu berbeda Siang ini kamu berbeda Malam ini kamu berbeda Aku tak tahu ini Mengertimu menurut...