Total Tayangan Halaman

Sabtu, 04 November 2017

Mohon tetap menetap

Mohon tetap menetap 😇

Dia bukan orang baru dihidup gue

Dia bukan hadir tanpa sebab

Dia juga bukan orang lama yg menetap di hati gue

Lo bisa menyebutnya kakak kece. Ya dia kakak kece yang selalu gue sebut jaman gue masih duduk di bangku SMK. Kelas 2 SMK lebih tepatnya.

Sebelumnya gue udah pernah nulis tentang dia sekitar bulan januari 2013 lalu. Iya itu udah lama banget, sudah berdebu mungkin jika itu adalah album, sudah usang mungkin jika itu tergeletak di atas meja kayu.

Tulisan yang pernah gue tulis itu gue hapus karena menurut gue enggak ada harapan lagi buat deket sama dia. Setelah gue tahu dia memiliki wanitanya (yang pasti bukan gue) sedikit perasaan suka gue ke dia harus gue padamin walau itu sulit, setiap kali gue liat di sosial medianya dia bersama wanitanya hati gue seakan marah tapi ?? Gue sadar gue bukan orang yang di harapkan dan gue liat dia bahagia saat itu.

Gue bukan tipe cewek yang kalo suka sama orang langsung blak blakan. Gue lebih ke mendem dalam hati dan berdoa semoga yang menciptakannya dapat mengirim pesan untuknya. Bukan hal asing bagi gue dekat dengannya, karena sebelumnyapun gue sudah pernah merasakan perhatian darinya. Iya sebelum dia memiliki wanitanya itu, dia pernah memberi gue perhatian lebih. Dari situ gue mencoba menaruh harapan, harapan akan lebih dari sekedar perhatian semata.

Ya kalian pasti tau apa maksud gue tapi waktu itu ga butuh waktu lama dia perlahan hilang tanpa kabar, tiap kali gue cek hp berharap ada pesan singkat dari dia tapi apa yg gue dapet hp gue enggak ada notif dari dia.

Kecewa ?? Sedikit

Sedih ?? Udh pasti
Mau maksa dia buat terus perhatian ke gue ?? Itu enggak mungkin .

Dan ketika gue tau ternyata dia punya wanita lain rasanya ..

Ahh sudah enggak bisa gue jelaskan !! Yg gue pikir waktu itu

'gue enggak boleh ke gr'an ternyata bukan CUMA gue yg dikasih perhatian lebih ada perempuan lain disana'

Baik lah aku menyerah !

Dia kakak kelas gue yang sekarang sedang menetap di hati gue. Laki laki biasa yang jadi luar biasa di mata gue. Ini sebulan gue pacaran sama dia. Emang si baru sebulan tapi lo jangan liat kalo ini sebulan aja. Dari taun 2012 gue suka sama dia.

Banyak cara gue lakuin biar dapet informasi tentang dia mulai dari stalkerin facebook nya, ya dulu masih jaman banget facebook sama twitter. Sampe nyari cara biar dia ngechat gue duluan di facebook.

Gue enggak berani kalo harus ngechat duluan Bersyukur karna kesabaran gue dan cara gue selama ini selalu meminta kepada yg menciptakan semesta walaupun gue enggak berusaha semaksimal mungkin.

Dia yang cuek

Dia yg baik hati

Dia yang jutek

Dia yg santai
Dia yg romantis ke gue

Walaupun terkadang ada sifat buruk dia yang buat gue kesal, Mungkin itu hanya coretan kecil karna manusia itu berbeda.

Untuk menjadi nomer satu dihati aja gue enggak ke pikiran dan sekarang gue dapetin itu.

Perjuangannya yang dia kasih ke gue

31 agustus 2017 ini pertama kalinya kita ketemu lagi setelah lulus sekolah. Di tanggal ini juga di nyatain cintanya ke gue. Di hari ini juga dia rela cuti cuma biar bisa jemput gue kerja.

Dan kalian harus tau gue iya gue. Suka sama dia , sayang sama dia, cinta sama dia tapi gue nolak pas dia bilang cinta ke gue sampe dia nyoba buat yakinin gue. Kenapa gue nolak ? Karena gue masih takut , masih trauma sama yg namanya cinta kalian bisa baca tulisan gue sebelum ini sebelum sebelumnya hehe. Ya walaupun akhir gue terima juga 😂😘😍

Rumah dia jauh kalo dari rumah gue ya kita kayak orang LDR lah walau masih bisa ditempuh 2 jam tapi kalo gak macet ya.

Setiap usahanya buat nemuin

gue Setiap langkah kaki nya buat nemuin gue

Setiap tetesan keringatnya buat nemuin gue

Itu semua gue hargain

Selalu gue inget gue tau enggak mudah buat kita yang sama sama kerja sama sama kuliah jarak rumah kita jauh buat jaga perasaan masing masing.

~ Aku adalah cerminan diri mu jika kamu mencintai ku lebih maka aku mencintai mu jauh lebih dari yg kamu rasa 😇

Senin, 29 Mei 2017

RINDU itu Kembali Hadir



RINDU itu Kembali Hadir
.
.
.
.
Beberapa hari ini aku mengigat mu
Beberapa hari ini aku membayangkan mu
Beberapa hari ini aku mulai merindu lagi

Rindu yang mengebu-gebu yang membuat hati ini sedikit menitikan rasa sesak ingin melihat mu

Rindu yang menyeruak begitu liar di pikiraan dan hati ku
Rindu yang membuat ku ingin bisa memanggil nama mu dengan fasih

Apa Kabar kamu disana ???

Apa kamu baik-baik saja ???

Ku doa kan semoga kamu tetap baik-baik saja seperti dulu .
.
.
.




Hai idola entah mengapa aku begitu merindukan masa dimana kamu mulai memperkenalkan ku dengan si kulit bundar.Masa di mana aku pertama kali melihat permainan mu yang cantik, Beberapa hari ini aku mencoba melihat ulang video-video tentang mu hanya sekedar mengingatkan memori indah yang pernah kau ukir di kancah persepakbolaan Indonesia Idola, dan mencari cari kabar mu di sosial media tapi tak kunjung ku temukan.
Sampai akhirnya aku menemukan salah satu twitter yang menuliskan bahwa kau saat ini bermain untuk salah satu tim disingapura sedikit tentang kabar mu membuat ku lega sedikit mengobati rasa rindu yang mengebu-gebu dihati ku.

Tak hanya sampai disitu aku juga masih berusaha mencari-cari kabar mu lagi dan aku ingin melihat keadaan mu saat ini. Sampai aku menemukan salah satu akun di youtube yang membuat video kau bertanding . aku lupa kau bermain dimana saat itu yang jelas itu video terbaru, disana kau mencetak gol Roman Chmelo untuk tim yang kau bela sekarang di slovakia.

Heii Roman chmelo, bulan April lalu 27 April 2017 aku ngetrip ke Malang, harapanku bertemu dengan mu memang tak mungkin karena kau sudah tak lagi ada di Malang. Jarak yang sebetulnya tidak terlalu jauh juga dari kota Jakarta. Saat ini kau jauh,berbeda benua dengan ku, ahh doakan saja semoga aku bisa ke negara tempat kelahiran mu suatu hari nanti. Hahah.

Awal aku mengidolakan mu usia ku masih terlalu dini untuk berpergian jauh seperti halnya ke Malang, karena kepentok di ongkos jalan dan ijin orang tua terlebih lagi aku seorang perempuan yang hanya sebagai supporter layar kaca untuk Arema dan Kamu. Dulu aku hanya bisa mendukungnya mu dari layar kaca dirumah saja, mungkin kalau saat ini aku baru mendukungmu, aku bisa nekat menemui mu hanya untuk meminta foto dan selfie bersama idolaku.

Oh iya aku melihat pertandingan itu (tim yang kamu bela saat ini) kamu masih tetap memakai nomor punggu 9. walau hanya cuplikannya saja, ternyata sekarang kau bermain di Slovakia di tanah kelahiran mu, aku melihat atmosfer sepakbola disana sangat jauh berbeda dengan di Indonesia, supporter-supporter disana kurang banyak, mungkin animo penonton untuk menonton sepakbola tidak terlalu besar.

Aku ingat kau pernah berkata pada kawan satu negara mu si Golian 

 “Hai Golo jika kaki mu satu diamputasi kau akan tetap semangat bermain karena melihat mereka (Aremania) yang begitu memberkan mu semagat”
(itu kalo enggak salah kata-katanya)

Sekarang aku tahu mengapa kau berkata seperti itu karena kau merasa semua orang menghargai mu saat bermain di Arema. Iya kau memiliki daya tarik sendiri untuk sepakbola Indonesia, selain wajah mu yang begitu memikat banyak fans, kau juga pemain yang memiliki skill mempuni untuk seorang second striker. Kau pemain sepakbola yang sangat ramah yang ku ketahui.

Hei Roman aku tahu kau sangat mencintai Arema, aku tahu didalam lubuk hati mu paling dalam kau masih ingin membela tim kebanggaan arek-arek Malang namun permasalah sepakbola dinegeri ini yang tak kunjung surut membuat mu berpikir tujuh kali untuk tetap berada disini.

Aku tahu kau sangat mencintai Kota Malang , 

Aku tahu kau begitu mencintai Aremania dan Aremanita yang selalu mendukungmu.

Percayalah aku dan Aremania Aremanita diluar sana akan selalu mengingat mu, bahwa Arema pernah memiliki FANTASTIC FIVE yang luar biasa dan mampu membawa Arema Juara dan kau lah salah satu fantastic five itu.
Musim 2009-2010 takkan kami lupakan, , ,



Minggu, 07 Mei 2017

Bukan ku tak mau



Bukan ku tak mau, tapi aku masih mencoba menyatukan kepingan ini

Malam yang selalu berganti perlahan namun pasti,
Waktu yang terus berputar perlahan namun pasti,
Langkah kaki yang membawa ku perlahan entah dia mengarah ke hati yang mana

Hanya harapan mimpi atau nyata ???


Sudah berapa kali hati ini terluka dan sudah berapa kali aku berusaha menyembuhkannya dengan membereskan kepingan hati yang bersrerakan. Melangkah dengan orang yang aku anggap sebagai pereda sesak di dada. Namun nyatanya luka itu hadir lagi. 

Kau yang pernah ku percaya akan menjadi pelindung hati ku , kau adalah laki-laki pertama yang mampu mengambil seluruh perhatian ku hanya tertuju pada mu. Pembawaan mu yang terlihat kalem selalu mampu menyihir ku untuk beranggapan bahwa kau adalah benar-benar lelaki yang baik karena setidaknya ke khawatiran ku terjawab setiap kali aku melihat sikap mu.

Kamu tau ???
Aku berusaha mencoba membuka hati beberapa kali setelah perpisahan dengan mu namun nyatanya selalu gagal. Entah memang mereka hanya menganggap hati sebercanda itu atau diri ku sendiri.
Aku belum siap disakiti lagi,

Aku belum mau ada orang yang menghancurkan kepingan yang ku rapikan setelah peripisahan dengan mu,
Kamu tau ???
Untuk saat ini aku belum siap untuk Jatuh cinta lagi aku masih menikmati kesendirian ini, aku masih merasa semua akan baik-baik saja tanpa sang penakhluk hati. Hidupku berjalan seperti biasa aku merasa nyaman dengan keadaan ini. Aku berusaha menyibukan diri dan membuang jauh-jauh semua pikiran negatif yang selalu menghantui tentang keberadaaan hati mu.

Kamu tau ???
Ada makhluk sejenis mu yang mungkin tulus terhadap ku tapi apa yang ku lakukan. Aku masih berusaha menutup diri. Bukan tidak mau. Tapi aku belum siap bila harus meneteskan air mata lagi untuk masalah hati.
Luka-luka dari cinta yang sudah lalu mungkin pernah membuat ku jatuh dan tak berdaya, tapi aku tahu masih banyak cinta yang dunia tawarkan untuk bisa ku nikmati. Saat ini aku sedang membenahi diriku, memperbaiki sikapku dan lebih bertanggung jawab untuk semua hal-hal yang aku putuskan. 

Memang aku masih menutup hati untuk orang-orang baru yang  ingin masuk kedalam bilik hati ku. Bukan karena aku masih berharap pada mu. Aku hanya tak ingin jatuh kepada hati yang salah untuk kesekian kalinya. Untuk aku memperbaiki diri dan menunggu dia yang mungkin sedang memperbaiki dirinya untuk ku. Karena aku sadar untuk dapat bersanding dengan dia yang ku ingini aku harus memulainya dari diriku sendiri.


“Karena teman hidup yang sesungguhnya adalah cerminan yang ada pada diri kita sendiri”

Minggu, 16 April 2017

Kasih Tak Sampai



Kasih Tak Sampai

Setiap langkah ku selalu mengikuti
getaran jantung hati ku
berada dekat mu terasa indah
dan bahgia dunia ku

Setiap ada dekat mu
indah dunia ku yang kurasa
menjadikan pelangi yang indah
di hadapan ku ....

saat perasaan itu ada di dekat ku
hanyalah sebuah perasaan biasa
hanya aku merasakan
tidak dengan kamu ...

Namun ternyata ini hanyalah hayalan ku,
kasih tak sampai walaupun
ku perjuangankan semua cinta ku untuk mu.

Aku terdiam dalam rasa ini
berharap kau mampu mengerti rasa
dan besar cinta ku hanya untuk mu.

Rindu tak terbendung

Sayang . . . Ucapku dalam hati Pagi ini kamu berbeda Siang ini kamu berbeda Malam ini kamu berbeda Aku tak tahu ini Mengertimu menurut...