Total Tayangan Halaman

Jumat, 05 April 2013

Steven Gerrard capten fantastik dan loyality


Steven Gerrard capten fantastik dan loyality


Hai para penggemar Liverpool gue ini merupakan salah satu dari sekian banyak Kopites yang ada di dunia ini : ) gue juga menjadi penggemar dari capten yang memiliki nama lengkap Steven George Gerrard. Sebelum membahas tentang capten bahas tentang gue mulanya tau capten dulu yaaa :D. Dulu sih pas masih SD kelas 3 sering denger aja banyak orang yang nyebut-nyebut dan cerita tentang Liverpool jujur aja awalnya gue gak tau apa itu Liverpool dan siapa itu capten. Sekitar tahun 2004 gue merasa sering denger orang bilang Steven gerrard dan gue makin bingung apa sih Liverpool itu? Tim bola? Dari mana? Pertanyaan yang muncul dari pikiran gue itu. Dan apa hubunganya sama seseorang yang bernama Steven Gerrard itu? Dan suatu ketika gue inget banget gak sengaja malem-malem tepatnya kalo gak salah ini juga tanggal 25 Mei 2005 hari rabu. Disitu gue bener-bener gue bangun dan nonton final Liga champions Cukup bingung  melihat sebuah tim dalam ke ajaiban yang Tuhan Berikan. Dari situ gue tau siapa capten Loyalitas itu, dan apa itu Liverpool mulai disitu gue pengen banget jadi seorang fans dari Liverpool. Tapi dulu gue belom se-fanatik ini masih biasa-biasa aja. Hanya kalo ada orang yang tanya ke gue “tim favorite lo apa?” jawaban itu langsung memilih “Liverpool” dan jika di tanya gue bener-bener masih belom tau siapa itu pemainnya hanya capten andalan gue si Steven Gerrard yang selalu gue sebut. Hahha maklum waktu itu gue masih kelas 4 SD pas Liverpool Juara Liga Champions tahun 2005 jadi belom ngerti sepakbola terus gue juga seorang cewek 8) hehhe (ngeles aja loe !!). oh iiya karena sang capten ini sangat Loyalitas terhadap tim inilah yang membuat gue menjadi fans dari capten. Masalah gaji capten gak pernah nuntut banyak itu urusan management yang terpenting baginya memberikan kontribusi yang maksimal untuk tim yang dia bela.

Maaf ni yaa di Tunda dulu bahas dari seorang capten Steven Gerrard, gue bakal bahas final Liga champions tahun 2005 dan 2007. Aihhh hasil yang sangat berbeda gan. Pas tahun 2005 itu gue ngerasain heforia seorang supporter bener-bener membara, dan berselang dua tahun kemudian tahun 2007. Nyesss ,, nyesek gue gan nyakitin banget. Ya sudah langsung aja ya itu masa lalu tidak usah di ungkit yoo wkwkkw gue yakin Liverpool bakal bangkit lagi : )

Istanbul, Turki, Rabu 25 mei 2005. 11 pemain yang dipimpin kapten Steven Gerrard dan didukung sekitar 20.000 suporternya benar-benar memerah di stadion, bukan saja menenggelamkan pendukung AC Milan, tetapi juga menaklukkan kesebelasan itu. Pada babak pertama Milan telah unggul atas Liverpool dengan skor telak 3-0. Gol ini diciptakan oleh Paolo Maldini dan 2 gol oleh Hernan Crespo. (gimana coba rasanya gan ?? udah ketinggalan telak gitu : ( di pikiran gue waktu itu aduh Liverpool kalah gk dapet piala deh, gak tau kenapa itu baru pertama kalinya gue liat itu tim maen dan tiba-tiba nyesek banget liat mereka udah kebobolan 3 gol dibabak pertama. Kayak udah gak ada harapan lagi. Dan ini lah yang gue bilang tadi ke ajaiban Tuhan gan. Inget ke ajaiban Tuhan itu ada dan gue percaya itu). di babak kedua Liverpool dapat menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Melalui sundulan Steven Gerrard Liverpool mampu mengubah kedudukan menjadi 3-1, Hal ini membangkitkan semangat semua pemain Liverpool agar Liverpool bisa mencetak gol lagi. Dan hal itu terjadi melalui tendangan Vladimir Smicer yang tidak terlalu kencang, berhasil menambah gol untuk Liverpool. Dan beberapa saat kemudian Liverpool mendapatkan hadiah pinalti, yang walaupun awalnya gagal dieksekusi oleh Xabi Alonso, tapi bola tidak berhasil ditangkap oleh Dida, dan kembali ditendang ke gawang oleh Xabi, dan menghasilkan gol. (dan loe tau gak gan apa yang gue lakuin ,, jerit di tengah malem GOOOOOLLLL,, wkwkkw bodo amat mau orang ke berisikan apa nggk yang jelas gue seneng itu tim gua cetak gol : P ). Setelah kedudukan imbang, Liverpool terlihat sedikit berhati-hati dalam bermain, dan AC Milan bisa kembali mengembangkan permainan. Akhirnya, sampai babak kedua berakhir, kedudukan tetap imbang. Begitu juga ketika perpanjangan waktu, kedua tim gagal mencetak gol. Akhirnya, pada adu pinalti, Liverpool bisa unggul 3-2. 
 
Nah itu tadi kisah seneng gue dan dramatis banget kayaknya pertandingannya akhirnya Liverpool jadi juara, selang 2 tahun yaitu tahun 2007 aduuhhh nyesek gue, tim gue dapet lawan dari tim itu lagi lawan Liverpool di final tahun 2005.
Tepatnya Rabu 23 mei 2007 stadion Olimpiade Athene, Yunani. di Final Liga Champions tahun 2007 ini Liverpool harus menghadapi tim yang sama yaitu AC Milan. Liverpool tidak mampu mempertahankan kesuksesannya seperti saat Final Liga Champions 2005 lalu, karena tahun 2007 ini Milan menang 2-1 atas Liverpool. Pertandingan malam itu memang sangat mengejutkan. Liverpool yang biasanya bermain bertahan tiba-tiba berubah drastis. Liverpool lebih berinisiatif menyerang. Gerakan Steven Gerrard menyerang dan menusuk jantung pertahanan Milan begitu gencar. Beberapa kali aksi kerjasama tim merepotkan pertahanan Milan. Aksi individu Steven Gerrard, Kuyt, Zenden, dan Pennant mengancam gawang Milan. Tapi sayang, banyak peluang gagal menghasilkan gol. Tampaknya Liverpool memiliki masalah dengan ketajaman mencetak gol. Karena lebih banyak diserang, Milan terpaksa bertahan dan sesekali melancarkan serangan balik. Ternyata, keadaan tertekan itu menguntungkan Milan. Pasukan merah hitam itu malah bisa mengatur tempo permainan. Saat menyerang balik, Milan tampak begitu tenang tapi juga cepat. Petaka bagi Liverpool bermula saat Xabi Alonso mengganjal Kaka di luar kotak penalti. Tendangan bebas dilakukan Pirlo. Tanpa sengaja, bola tendangan bebas itu mengenai badan Inzaghi. Bola berbelok dan mengecoh Reina. 1-0 untuk AC Milan. Babak kedua, kembali Liverpool menggempur Milan. Alih-alih mencetak gol, malah ketinggalan dua gol. Jebakan offside yang diperagakan Liverpool tidak ber-fungsi. Menit 82 umpan terukur Kaka mampu diselesaikan dengan baik oleh Inzaghi. 2-0 untuk Milan. Lewat sundulan Kuyt di menit 89, Liverpool baru bisa membalas. Namun sayang, gol itu sungguh terlambat. Waktu tersisa tinggal lima menit lagi.
#Gerrardicted
Oke langsung lanjut yaaa ke cerita dari idola gue yang satu ini gan #Fantastik #LoyalitasTanpaBatas. capten gue ini lahir di Whiston, Inggris tanggal 30 mei 1980, merupakan pemain sepak bola asal Inggris. Memiliki tubuh tinggi mencapai 188 cm ini bermain di Liverpool FC sejak tahun 1997. Zodiac : Gemini (woww liat itu zodiak capten sama, sama gue : ) wkwkkw ). Capten bermain sebagai posisi gelandang di klub sepak bola tersebut, sebenarnya dia dapat bermain di posisi mana saja seperti penyerang, gelandang, ataupun bek. Bisa di bilang capten pemain serba bisa kecuali menjadi seorang kipper. Di klub berjuluk The Reds ini, Gerrard menggunakan nomor punggung 8 sekaligus memegang ban kapten. Ia telah menyumbangkan beberapa gelar untuk klub dari pelabuhan itu hanya saja selama bermain untuk Liverpool hanya satu gelar yang belum bisa capten gue ini raih yakni juara Barclays Primer League. Tahun 2006 ia terpilih menjadi pemain terbaik di Inggris oleh Assosiasi Pesepak Bola Profesional Inggris (PFA). Di tim nasional sepak bola Inggris dia memulai debutnya tahun 2000 dan hingga saat ini.
Saudara
Paul Gerrard (pemain bola) ini adalah kakak steven gerrard juga seorang pemain sepakbola berposisi sebagai kipper saat ini menjadi pelatih timnas inggris u-21
 Istri
Alex Curran (Jurnalis fasyen, sejak 16-Jun-2007)

Anak-anak
Lilly-Ella (l.23-Feb-2004), Lexie (l.9-Mei-2006), Lourdes (1 november 2012)

 
Awal karier
Capten Gerrard mulai bermain bersama tim lokal, Whiston Juniors. Dia mendapat perhatiaan dari pencari bakat Liverpool dan bergabung dengan akademi Junior The Reds pada usia 9 tahun. Dia hanya bermain dalam beberapa pertandingan karena perkembangannya menguasai bola sangat lambat jadi dia hanya bermain 20 pertandingan. Di usia 14 tahun Gerrard mendapat kesempatan bertanding dengan Manchester United.
Gerrard          : “untuk menekan Liverpool agar memberi aku kontrak.”
            Selama masa tersebut dia pernah mengalami kecelakaan yang di sebabkan garpu taman yang berkarat yang dapat menyebabkan dia kehilangan jari kakinya. Gerrard menandatangani kontrak bersama Liverpool pada 5 november 1997.
1998-1999 musim pertama Gerrard
       Gerrard membuat debutnya bersama tim utama Liverpool pada 29 november 1998 di babak kedua menggantikan Veggard saat berhadapan dengan Blackburn Rovers, dan penampilannya sebagai starter terjadi dalam Piala UEFA.
 
1999-2000 Tim utama
Pada musim 1999 Gerrard berpasangan dengan Jammie Redknap sebagai gelandang tengah. Setelah menjadi starter dalam 6 pertandingan Gerrard di turunkan dalam bangku cadangan saat derby local melawan Everton. Gerrard menggantikan Robby Fowler pada menit ke 66 namun kemudian dia di keluarkan oleh wasit setelah terkena kartu merah pertama dalam kariernya karena pelanggaran terhadap pemain Everton pada menit ke 90. Di musim tersebut Gerrard mencetak gol pertamanya untuk Liverpool. Tulang belakang Gerrard sering mengalami masalah. Pada saat itu banyak wartawan mengabarkan rumor, sehingga fans sempat menduga bahwa mereka tidak akan pernah melihat Gerrard menyelesaikan kompetisi. Namun maneger segera mengambil langkah berguna serta membayar spesialis untuk mengatasi masalah Gerrard. Setelah berkonsultasi dengan konsultan olahraga, didiagonissasi bahwa masalah Gerrard di sebabkan oleh pertumbuhan yang terlalu cepat pada tulang belakangnya. Namun kemudian Gerrard mengalami masalah di selangkangannya , dan membutuhkan empat kali operasi untuk mengatasi masalah ini. Kemudian dia pergi ke seorang spesialis asal prancis untuk mengatasi masalah cederanya, yang diakibatkan pertumbuhan yang terlalu cepat dan sering main bola saat masih kecil.
Musim 2001-2002
       Di musim “ treble “ 2001, Gerrard meningkat menjadi pemain yang lebih berpengaruh di tim Liverpool dimana dia menjadi lebih matang dan permasalahan dengan cederanya semakin berkurang. Dia menjadi bagian penting saat Liverpool bertanding dalam musim kompetisi 2001-2002 dimana klasemen akhir, Liverpool menempatkan peringkat kedua dengan meraih nilai terbanyak dalam tekade terakhir. Selama musim tersebut Houllier mengalami masalah jantung yang mengharuskannya di operasi. Pada saat Liverpool di prediksi untuk kembali berkibar dalam persepak bolaan Inggris, namun setelah Houllier sakit, Liverpool mengalami kemerosotan. Penampilan tim kembali meningkat setelah Gerrard  dan Michael Owen menjadi bintang yang menjadikan inspirator dalam kemenangan.
Gerrard: “ saya akan selalu bersama Liverpool, dan melihatnya juara di kompetisi apapun”
Gelar-Gelar yang diraih Bersama Liverpool
·         2006-2007 Runner-up Liga Champions
·         2005-2006 Piala FA
·         2004-2005 juara Liga Champiions
·         Tahun 2006 ia terpilih menjadi pemain terbaik di Inggris oleh Assosiasi Pesepak Bola Profesional Inggris (PFA)
·         2002-2003 juara piala Liga
·         2001-2002 Piala Super Eropa
·         2001-2002 Charity Shield
·         2000-2001 Piala UEFA
·         2000-2001 Piala FA
·         2000-2001 Juara Liga
·         2011-2012 Piala Carling
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rindu tak terbendung

Sayang . . . Ucapku dalam hati Pagi ini kamu berbeda Siang ini kamu berbeda Malam ini kamu berbeda Aku tak tahu ini Mengertimu menurut...