Steven Gerrard capten
fantastik dan loyality
Hai para penggemar Liverpool gue ini merupakan salah
satu dari sekian banyak Kopites yang ada di dunia ini : ) gue juga menjadi
penggemar dari capten yang memiliki nama lengkap Steven George Gerrard. Sebelum membahas tentang capten bahas
tentang gue mulanya tau capten dulu yaaa :D. Dulu sih pas masih SD kelas 3
sering denger aja banyak orang yang nyebut-nyebut dan cerita tentang Liverpool
jujur aja awalnya gue gak tau apa itu Liverpool dan siapa itu capten. Sekitar
tahun 2004 gue merasa sering denger orang bilang Steven gerrard dan gue makin
bingung apa sih Liverpool itu? Tim bola? Dari mana? Pertanyaan yang muncul dari
pikiran gue itu. Dan apa hubunganya sama seseorang yang bernama Steven Gerrard
itu? Dan suatu ketika gue inget banget gak sengaja malem-malem tepatnya kalo
gak salah ini juga tanggal 25 Mei 2005 hari rabu. Disitu gue bener-bener gue
bangun dan nonton final Liga champions Cukup bingung melihat sebuah tim dalam ke ajaiban yang Tuhan
Berikan. Dari situ gue tau siapa capten Loyalitas itu, dan apa itu Liverpool
mulai disitu gue pengen banget jadi seorang fans dari Liverpool. Tapi dulu gue
belom se-fanatik ini masih biasa-biasa aja. Hanya kalo ada orang yang tanya ke
gue “tim favorite lo apa?” jawaban itu langsung memilih “Liverpool” dan jika di
tanya gue bener-bener masih belom tau siapa itu pemainnya hanya capten andalan
gue si Steven Gerrard yang selalu gue sebut. Hahha maklum waktu itu gue masih
kelas 4 SD pas Liverpool Juara Liga Champions tahun 2005 jadi belom ngerti
sepakbola terus gue juga seorang cewek 8) hehhe (ngeles aja loe !!). oh iiya
karena sang capten ini sangat Loyalitas terhadap tim inilah yang membuat gue
menjadi fans dari capten. Masalah gaji capten gak pernah nuntut banyak itu
urusan management yang terpenting baginya memberikan kontribusi yang maksimal
untuk tim yang dia bela.
Maaf
ni yaa di Tunda dulu bahas dari seorang capten Steven Gerrard, gue bakal bahas
final Liga champions tahun 2005 dan 2007. Aihhh hasil yang sangat berbeda gan.
Pas tahun 2005 itu gue ngerasain heforia seorang supporter bener-bener membara,
dan berselang dua tahun kemudian tahun 2007. Nyesss ,, nyesek gue gan nyakitin
banget. Ya sudah langsung aja ya itu masa lalu tidak usah di ungkit yoo wkwkkw
gue yakin Liverpool bakal bangkit lagi : )
Istanbul,
Turki, Rabu 25 mei 2005. 11 pemain yang dipimpin kapten Steven Gerrard dan
didukung sekitar 20.000 suporternya benar-benar memerah di stadion, bukan saja
menenggelamkan pendukung AC Milan, tetapi juga menaklukkan kesebelasan itu.
Pada babak pertama Milan telah unggul atas Liverpool dengan skor telak 3-0. Gol ini diciptakan oleh Paolo
Maldini dan 2 gol oleh Hernan Crespo. (gimana coba rasanya gan ?? udah
ketinggalan telak gitu : ( di pikiran gue waktu itu aduh Liverpool kalah gk
dapet piala deh, gak tau kenapa itu baru pertama kalinya gue liat itu tim maen
dan tiba-tiba nyesek banget liat mereka udah kebobolan 3 gol dibabak pertama.
Kayak udah gak ada harapan lagi. Dan ini lah yang gue bilang tadi ke ajaiban Tuhan
gan. Inget ke ajaiban Tuhan itu ada dan gue percaya itu). di babak kedua Liverpool dapat menyamakan kedudukan
menjadi 3-3. Melalui sundulan Steven Gerrard Liverpool mampu mengubah kedudukan menjadi 3-1, Hal ini
membangkitkan semangat semua pemain Liverpool
agar Liverpool bisa
mencetak gol lagi. Dan hal itu terjadi melalui tendangan Vladimir Smicer yang
tidak terlalu kencang, berhasil menambah gol untuk Liverpool. Dan beberapa saat kemudian Liverpool mendapatkan hadiah pinalti, yang walaupun awalnya gagal
dieksekusi oleh Xabi Alonso, tapi bola tidak berhasil ditangkap oleh Dida, dan
kembali ditendang ke gawang oleh Xabi, dan menghasilkan gol. (dan loe tau gak
gan apa yang gue lakuin ,, jerit di tengah malem GOOOOOLLLL,, wkwkkw bodo amat
mau orang ke berisikan apa nggk yang jelas gue seneng itu tim gua cetak gol : P
). Setelah kedudukan imbang, Liverpool terlihat
sedikit berhati-hati dalam bermain, dan AC Milan bisa kembali mengembangkan
permainan. Akhirnya, sampai babak kedua berakhir, kedudukan tetap imbang.
Begitu juga ketika perpanjangan waktu, kedua tim gagal mencetak gol. Akhirnya,
pada adu pinalti, Liverpool bisa
unggul 3-2.
Nah
itu tadi kisah seneng gue dan dramatis banget kayaknya pertandingannya akhirnya
Liverpool jadi juara, selang 2 tahun yaitu tahun 2007 aduuhhh nyesek gue, tim
gue dapet lawan dari tim itu lagi lawan Liverpool di final tahun 2005.
Tepatnya Rabu 23 mei 2007
stadion Olimpiade Athene, Yunani. di Final Liga Champions tahun 2007 ini Liverpool harus menghadapi tim yang sama
yaitu AC Milan. Liverpool tidak mampu mempertahankan kesuksesannya
seperti saat Final Liga Champions 2005 lalu, karena tahun 2007 ini Milan menang
2-1 atas Liverpool. Pertandingan malam itu memang sangat mengejutkan. Liverpool yang biasanya bermain
bertahan tiba-tiba berubah drastis. Liverpool
lebih berinisiatif menyerang. Gerakan Steven Gerrard menyerang dan menusuk
jantung pertahanan Milan begitu gencar. Beberapa kali aksi kerjasama tim
merepotkan pertahanan Milan. Aksi individu Steven Gerrard, Kuyt, Zenden, dan
Pennant mengancam gawang Milan. Tapi sayang, banyak peluang gagal menghasilkan
gol. Tampaknya Liverpool
memiliki masalah dengan ketajaman mencetak gol. Karena lebih banyak diserang,
Milan terpaksa bertahan dan sesekali melancarkan serangan balik. Ternyata,
keadaan tertekan itu menguntungkan Milan. Pasukan merah hitam itu malah bisa
mengatur tempo permainan. Saat menyerang balik, Milan tampak begitu tenang tapi
juga cepat. Petaka bagi Liverpool
bermula saat Xabi Alonso mengganjal Kaka di luar kotak penalti. Tendangan bebas
dilakukan Pirlo. Tanpa sengaja, bola tendangan bebas itu mengenai badan
Inzaghi. Bola berbelok dan mengecoh Reina. 1-0 untuk AC Milan. Babak kedua,
kembali Liverpool menggempur
Milan. Alih-alih mencetak gol, malah ketinggalan dua gol. Jebakan offside yang
diperagakan Liverpool tidak
ber-fungsi. Menit 82 umpan terukur Kaka mampu diselesaikan dengan baik oleh
Inzaghi. 2-0 untuk Milan. Lewat sundulan Kuyt di menit 89, Liverpool baru bisa membalas.
Namun sayang, gol itu sungguh terlambat. Waktu tersisa tinggal lima menit lagi.
#Gerrardicted
Oke
langsung lanjut yaaa ke cerita dari idola gue yang satu ini gan #Fantastik
#LoyalitasTanpaBatas. capten gue ini lahir di Whiston, Inggris tanggal 30 mei
1980, merupakan pemain sepak bola asal Inggris. Memiliki tubuh tinggi mencapai
188 cm ini bermain di Liverpool FC sejak tahun 1997. Zodiac
: Gemini (woww
liat itu zodiak capten sama, sama gue : ) wkwkkw ). Capten bermain sebagai
posisi gelandang di klub sepak bola tersebut, sebenarnya dia dapat bermain di
posisi mana saja seperti penyerang, gelandang, ataupun bek. Bisa di bilang capten
pemain serba bisa kecuali menjadi seorang kipper. Di klub berjuluk The Reds
ini, Gerrard menggunakan nomor punggung 8 sekaligus memegang ban kapten. Ia
telah menyumbangkan beberapa gelar untuk klub dari pelabuhan itu hanya saja
selama bermain untuk Liverpool hanya satu gelar yang belum bisa capten gue ini
raih yakni juara Barclays Primer League. Tahun 2006 ia terpilih menjadi pemain
terbaik di Inggris oleh Assosiasi Pesepak Bola Profesional Inggris (PFA). Di
tim nasional sepak bola Inggris dia memulai debutnya tahun 2000 dan hingga saat
ini.
Saudara
Paul Gerrard (pemain bola) ini adalah kakak steven gerrard juga seorang pemain sepakbola berposisi sebagai kipper saat ini menjadi pelatih timnas inggris u-21
Paul Gerrard (pemain bola) ini adalah kakak steven gerrard juga seorang pemain sepakbola berposisi sebagai kipper saat ini menjadi pelatih timnas inggris u-21
Istri
Alex Curran (Jurnalis fasyen, sejak 16-Jun-2007)
Anak-anak
Lilly-Ella (l.23-Feb-2004), Lexie (l.9-Mei-2006), Lourdes (1 november 2012)
Alex Curran (Jurnalis fasyen, sejak 16-Jun-2007)
Anak-anak
Lilly-Ella (l.23-Feb-2004), Lexie (l.9-Mei-2006), Lourdes (1 november 2012)
Awal karier
Capten
Gerrard mulai bermain bersama tim lokal, Whiston Juniors. Dia mendapat
perhatiaan dari pencari bakat Liverpool dan bergabung dengan akademi Junior The
Reds pada usia 9 tahun. Dia hanya bermain dalam beberapa pertandingan karena
perkembangannya menguasai bola sangat lambat jadi dia hanya bermain 20
pertandingan. Di usia 14 tahun Gerrard mendapat kesempatan bertanding dengan
Manchester United.
Gerrard : “untuk menekan Liverpool agar
memberi aku kontrak.”
Selama masa tersebut dia pernah
mengalami kecelakaan yang di sebabkan garpu taman yang berkarat yang dapat
menyebabkan dia kehilangan jari kakinya. Gerrard menandatangani kontrak bersama
Liverpool pada 5 november 1997.
1998-1999 musim pertama
Gerrard
Gerrard
membuat debutnya bersama tim utama Liverpool pada 29 november 1998 di babak
kedua menggantikan Veggard saat berhadapan dengan Blackburn Rovers, dan
penampilannya sebagai starter terjadi dalam Piala UEFA.
1999-2000 Tim utama
Pada
musim 1999 Gerrard berpasangan dengan Jammie Redknap sebagai gelandang tengah.
Setelah menjadi starter dalam 6 pertandingan Gerrard di turunkan dalam bangku
cadangan saat derby local melawan Everton. Gerrard menggantikan Robby Fowler
pada menit ke 66 namun kemudian dia di keluarkan oleh wasit setelah terkena kartu
merah pertama dalam kariernya karena pelanggaran terhadap pemain Everton pada
menit ke 90. Di musim tersebut Gerrard mencetak gol pertamanya untuk Liverpool.
Tulang belakang Gerrard sering mengalami masalah. Pada saat itu banyak wartawan
mengabarkan rumor, sehingga fans sempat menduga bahwa mereka tidak akan pernah
melihat Gerrard menyelesaikan kompetisi. Namun maneger segera mengambil langkah
berguna serta membayar spesialis untuk mengatasi masalah Gerrard. Setelah
berkonsultasi dengan konsultan olahraga, didiagonissasi bahwa masalah Gerrard
di sebabkan oleh pertumbuhan yang terlalu cepat pada tulang belakangnya. Namun
kemudian Gerrard mengalami masalah di selangkangannya , dan membutuhkan empat
kali operasi untuk mengatasi masalah ini. Kemudian dia pergi ke seorang
spesialis asal prancis untuk mengatasi masalah cederanya, yang diakibatkan
pertumbuhan yang terlalu cepat dan sering main bola saat masih kecil.
Musim 2001-2002
Di musim
“ treble “ 2001, Gerrard meningkat menjadi pemain yang lebih berpengaruh di tim
Liverpool dimana dia menjadi lebih matang dan permasalahan dengan cederanya
semakin berkurang. Dia menjadi bagian penting saat Liverpool bertanding dalam
musim kompetisi 2001-2002 dimana klasemen akhir, Liverpool menempatkan
peringkat kedua dengan meraih nilai terbanyak dalam tekade terakhir. Selama
musim tersebut Houllier mengalami masalah jantung yang mengharuskannya di
operasi. Pada saat Liverpool di prediksi untuk kembali berkibar dalam persepak
bolaan Inggris, namun setelah Houllier sakit, Liverpool mengalami kemerosotan.
Penampilan tim kembali meningkat setelah Gerrard dan Michael Owen menjadi bintang yang
menjadikan inspirator dalam kemenangan.
Gerrard:
“ saya akan selalu bersama Liverpool, dan melihatnya juara di kompetisi apapun”
Gelar-Gelar yang diraih
Bersama Liverpool
·
2006-2007
Runner-up Liga Champions
·
2005-2006
Piala FA
·
2004-2005
juara Liga Champiions
·
Tahun
2006 ia terpilih menjadi pemain terbaik di Inggris oleh Assosiasi Pesepak Bola
Profesional Inggris (PFA)
·
2002-2003
juara piala Liga
·
2001-2002
Piala Super Eropa
·
2001-2002
Charity Shield
·
2000-2001
Piala UEFA
·
2000-2001
Juara Liga
·
2011-2012
Piala Carling


Tidak ada komentar:
Posting Komentar